Daftar kampus dengan akreditasi unggul 2023 di Indonesia

(Comments)

Hi Notafraiders berencana kuliah di kampus swasta? Nah, data universitas swasta dengan akreditasi unggul ini bisa jadi salah satu pertimbangan memilih kampus.
Berdasarkan Peraturan BAN-PT Nomor 1 Tahun 2020, akreditasi perguruan tinggi yang sudah dilakukan dengan Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi (IAPT) 3.0 menggunakan jenis Unggul, Baik Sekali, dan Baik.

Sementara itu, akreditasi kampus yang masih menggunakan Instrumen Akreditasi 7 Standar memiliki jenis akreditasi A, B, dan C.


Akreditasi unggul berarti perguruan tinggi atau prodi sudah menetapkan dan memenuhi standar yang sangat jauh melampaui Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti) secara kuantitatif dan kualitatif, atau secara vertikal dan horizontal.

Sedangkan akreditasi baik sekali berarti perguruan tinggi atau prodi sudah menetapkan dan memenuhi standar yang jauh melampaui SN-Dikti.

Berdasarkan data BAN-PT, berikut kampus swasta dengan akreditas unggul.

Universitas Swasta Akreditasi Unggul


Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Universitas Ahmad Dahlan
Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Universitas Bina Nusantara (Binus University)
Universitas Ciputra Surabaya
Universitas Darussalam Gontor
Universitas Dian Nuswantoro
Universitas Islam Bandung
Universitas Islam Indonesia
Universitas Islam Malang
Universitas Islam Sultan Agung
Universitas Katolik Parahyangan
Universitas Katolik Soegijapranata
Universitas Komputer Indonesia
Universitas Kristen Indonesia
Universitas Kristen Petra
Universitas Kristen Satya Wacana
Universitas Mercu Buana
Universitas Muhammadiyah Malang
Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara
Universitas Muhammadiyah Surakarta
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Universitas Muslim Indonesia
Universitas Pancasila
Universitas Pasundan
Universitas Surabaya
Universitas Tarumanegara
Universitas Telkom
Universitas Widyatama


Nah, itulah universitas swasta dengan akreditasi unggul. Semoga bermanfaat, detikers.


Currently unrated

Comments

Riddles

22nd Jul- 2020, by: Editor in Chief
524 Shares 4 Comments
Generic placeholder image
20 Oct- 2019, by: Editor in Chief
524 Shares 4 Comments
Generic placeholder image
20Aug- 2019, by: Editor in Chief
524 Shares 4 Comments
10Aug- 2019, by: Editor in Chief
424 Shares 4 Comments
Generic placeholder image
10Aug- 2015, by: Editor in Chief
424 Shares 4 Comments

More News  »

Mengenal lebih dalam kurikulum merdeka

Recent news

Akhirnya Indonesia menerapkan kurikulum merdeka, namun sebenarnya apa sih itu kurikulum merdeka? 

read more
3 days, 22 hours ago

How to understand the impact of interactive variable from interaction model to depended variable

Recent news

I tried from my own research. And here it is

read more
2 weeks, 1 day ago

Thing you should do, to not clutter the social media

Recent news

There 7 things that really move the needle when it comes to social media. They aren’t always easy, but they really do produce results.

read more
2 weeks, 4 days ago

Elektabilitas cawapres 2024, Erick Thohir paling atas

Recent news

Jelang Pilpres 2024, sejumlah nama telah teridentifikasi dan mendapat dukungan publik. Tiga teratas capres sejauh ini adalah Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, dan Prabowo Subianto. Ketiganya memang telah mengantongi dukungan dari beberapa partai politik. Namun, dukungan pada ketiganya tampak masih belum ajeg. Hal ini menunjukkan bahwa preferensi publik juga belum ajeg, masih rentan terhadap perkembangan situasi politik maupun kondisi lain.

read more
6 months ago

Perbedaan pandangan Dr Soepomo, Muh Yamin, dan Soekarno terhadap UUD 45

Recent news

Sebelum negara Indonesia merdeka, terdapat berbagai organisasi seperti BPUPKI. Di BPUPKI sendiri ada beragam peristiwa bersejarah. Misalnya adalah lahirnya pandangan Mohammad Yamin, Soepomo, dan Ir. Soekarno terhadap negara merdeka.
Pandangan ini lahir pada Sidang BPUPKI I di tanggal 29 Mei sampai 1 Juni 1945. Nantinya, pandangan ini akan berpengaruh terhadap kehidupan bangsa dan negara Indonesia setelah merdeka

Pandangan Mohammad Yamin, Soepomo, dan Ir. Soekarno terhadap Negara Merdeka pada Sidang BPUPKI

Mengutip buku IPS Terpadu – Jilid 2B, Sri Pujiastuti, dkk (2007:3), BPUPKI adalah singkatan dari Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia. BPUPKI lahir akibat janji PM Koiso untuk memerdekakan Indonesia agar Indonesia mau membantu Jepang melawan sekutu.
Seperti yang telah disinggung sebelumnya, terdapat berbagai hal yang terjadi selama BPUPKI terbentuk. Contohnya adalah lahirnya pandangan Mohammad Yamin, Soepomo, dan Ir. Soekarno terhadap negara merdeka pada Sidang BPUPKI I. Berikut penjelasannya:

1. Mohammad Yamin

Mohammad Yamin berpidato pada tanggal 29 Mei 1945, yakni pada hari pertama Sidang BPUPKI I. Dalam pidato tersebut, Mohammad Yamin mengemukakan bahwa Indonesia harus merdeka berdasarkan peradaban bangsa sendiri, buka meniru negara lainnya.
Selain itu, beliau juga mengatakan bahwa Indonesia yang akan dibentuk meruppakan negara rakyat dalam suatu republik. Negara ini dipimpin oleh kepala negara pilihan serta dijalankan oleh kementerian dan bertanggung jawab pada majelis musyawarah

2. Soepomo

Soepomo menyatakan pandangannya akan negara merdeka pada tanggal 31 Mei 1945. Beliau berpendapat mengenai konsep negara integralistik yang mempunyai beberapa ciri-ciri, yakni:
  • Negara merupakan pengejawantahan secara organik oleh warga negara

read more
6 months, 1 week ago

Sepuluh fakta menarik tentang Jepang yang banyak orang belum tahu

Recent news

Berikut adalah 10 fakta menarik tentang Jepang yang mungkin tidak banyak diketahui orang:

read more
6 months, 1 week ago

Kumpulan rumus rumus fisika

Recent news

Rumus-rumus Fisika memang terkadang sulit dipahami. Butuh ketelitian dan kesabaran dalam mencerna setiap pembahasannya. Sobat notafraid yang mungkin berencana masuk IPA atau sudah masuk jurusan tersebut pasti merasakan hal seperti itu.

read more
6 months, 1 week ago

Pemberi dividien terbesar di 2023

Recent news
6 months, 1 week ago

More News »

Generic placeholder image

Collaboratively administrate empowered markets via plug-and-play networks. Dynamically procrastinate B2C users after installed base benefits. Dramatically visualize customer directed convergence without